Kelebihandan kekurangan buku; Mampu memberikan contoh-contoh dari setiap unsur pembentuk film dengan disertai ilustrasi dan referensi film. Contoh-contoh tersebut akan memudahkan pembaca Contoh Resensi Novel 5 Cm Dunia Tulis Menulis. Contoh rResensi novel 5 cm adalah sebagai berikut: Judul Novel : 5 cm Penulis : Donny Dhirgantoro Laporan Hasil Kritik Karya Seni Film 5 Cm Disusun Oleh Kelompok 4 Anggota Ai Syipa Ulfah Paujiah Aulia Chinka Dzikra Muhammad Dela Ardila Moch. Aldhi Arya Radhitya Nabilla Oktabania Pratiwi Trie Shendi Mulyani Kelas XII MIPA 4 SMA NEGERI 2 KUNINGAN Jl. Aruji Kartawinata no. 16 Kuningan Telp. 0232 871063 Kritik Film 5 Cm Film juga dikenal sebagai movie , gambar hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini memaksa penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar obyek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut. Proses pembuatan film merupakan gabungan dari seni dan industri. Film digunakan sebagai media hiburan yang bersifat audio visual untuk menyampaikan suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu. Pesan dalam film itu menggunakan mekanisme lambang – lambang yang ada pada pikiran manusia berupa isi pesan, suara, perkataan, percakapan dan sebagainya. Salah satu contoh film adalah 5 Cm yang merupakan film drama Indonesia yang dirilis pada 12 Desember 2012. Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini dibintangi oleh Denny Sumargo, Herjunot Ali, Fedi Nuril , Raline Shah, Igor “Saykoji”, dan Pevita Pearce. Film ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama karya Donny Dhirgantara. Novel 5 Cm dirilis pada tahun 2007 dan mengalami penjualan paling laris di Indonesia. Dengan jalan cerita yang mengangkat tema persabahatan dengan kisah petualangan, rasa nasionalisme serta dialog-dialog bernuansa puitis, novel tersebut sukses menarik minat pembaca novel di seluruh Indonesia hingga berhasil mengalami cetak ulang sebanyak dua puluh lima kali. Kesuksesan itulah yang kemudian menarik minat Sunil Soraya untuk mengadaptasi kisah 5 Cm menjadi sebuah film layar lebar. Dari segi visual, film ini menyuguhkan keindahan alam Indonesia yang sangat membangkitkan rasa nasionalisme pada penontonnya. Detail gambar, warna, dan landscape Semeru yang disajikan, ditambah dengan musik penuh semangat garapan Nidji, membuat penonton ingin mendaki Semeru. Bahasa yang digunakan dalam film 5 Cm adalah bahasa yang mengikuti perkembangan zaman sekarang modern dan sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang sehingga filmnya dapat dengan mudah dimengerti.
Filmini di sutradarai oleh Rizal Mantovani. 1.3. Tujuan Berdasarkan latar belakang dan masalah yang telah dikemukakan di atas, maka penulis dapat merumuskan beberapa tujuan, yaitu : 1. Mampu menjelaskan resensi 2. Mampu mengidentifikasi langkah-langkah membuat resensi novel 3. Mampu memaparkan resensi novel "5 cm"
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Weekend kemarin saya akhirnya bisa menonton film yang sempat booming di kalangan anak muda Indonesia, film berjudul “5 cm”. Telat? Ya, memang saya akui sangat telat kalau saya baru menonton sekarang. Pertama, memang dari awal kemunculan film itu saya tidak se-excited orang lain untuk menontonnya. Kedua, sampai sekarang maaf saya masih suka underestimate dengan film-film nasional, jadi memang film produksi Indonesia belum pernah menjadi daftar wajib tonton di bioskop buat saya, bahkan “The Raid” yang sampai dapat penghargaan di luar negeri. Yang jadi daftar wajib tonton di bioskop bagi saya kebanyakan film barat. Sekali lagi maaf, bukan bermaksud melecehkan film nasional, tapi bagi saya hanya ada beberapa film nasional yang memang benar-benar bermutu baik dari segi cerita, akting pemainya, pesannya, maupun akhirnya weekend ini menonton film “5 cm” juga karena penasaran. Penasaran karena katanya banyak anak muda terinspirasi dari film ini, filmnya bagus, menyentuh, dan sebagainya. Akhirnya saya menontonnya. Dan ini yang saya dapatkan dari film “5 cm”. para pemainnya tampak kaku. Saya tidak tahu apakah karena aktor dan aktrisnya yang jelek atau karena skenario/script-nya yang jelek. Kalau dari segi aktor dan aktrisnya saya rasa tidak mungkin. Mereka saya nilai pemain film yang sudah berpengalaman. Kecuali mungkin Deny Sumargo dan Igor Saykoji yang jarang bermain di persahabatan yang kurang akrab. Diceritakan bahwa para tokohnya telah bersahabat selama 10 tahun. That’s a long period of time. Tetapi dalam film itu mereka berlima masih kelihatan kurang akrab. Masih terlihat ada jarak, terutama ketika berbicara satu sama lain. Mungkin ini berhubungan dengan dialog atau script yang kaku tadi. Setidaknya seperti itu yang saya lihat dalam film ini. Saya dan para sahabat saya kok rasanya tidak sekaku itu, lebih akrab, padahal baru bersahabat selama 6 jalan ceritanya kurang bagus. Dulu saat SMA guru pelajaran Bahasa Indonesia saya pernah bilang bahwa kalau ingin membuat sebuah cerita terutama fiksi yang bagus itu diawali dengan hal yang biasa dulu, datar. Lalu lama-lama naik, lama-lama makin kelihatan konfliknya sampai konfliknya memuncak. Setelah itu baru turun, mulai ada penyelesaian konflik dan akhirnya datar beberapa fiksi yang pernah saya baca dan tonton, akan lebih bagus lagi ketika di tengah-tengah cerita menuju konflik utama diselipi dengan konflik-konflik kecil yang langsung terselesaikan. Contoh yang nyata tentang grafik jalan cerita yang bagus adalah dalam film “3 Idiots”. Ketika menonton film ini perasaan penonton serasa ketika saya menonton film “5 cm”. Jalan ceritanya dari yang datar tiba-tiba langsung naik ke konflik utama. Dari menit awal ceritanya sangat datar, hanya menceritakan persahabatan para tokohnya, kebiasaan mereka berlima, aktivitas mereka sehari-hari. Bahkan ketika akan mulai memuncak tiba-tiba ceritanya datar lagi. Tetapi tiba-tiba menit ke 013148 konfliknya sudah memuncak, yaitu saat mereka berenam mendaki ke puncak kemudian ada batu berjatuhan dari atas. Saya bukannya terharu atau tegang tapi malah melongo, kok tiba-tiba begini? Tadi kayanya jalan ceritanya masih datar, kok tiba-tiba sudah ada batu jatuh, sudah ada yang terluka, pada nangis. Menurut saya itu memaksakan adegan dan dialog yang inspiratif. Yang saya soroti terutama pada menit ke 010030 yaitu saat mereka berenam sampai di lereng gunung Semeru. Saat berada di atas jip lalu memandang puncak gunung. Di adegan ini tiba-tiba mereka berenam mengeluarkan kata-kata puitis, kata-kata mutiara. Kalau tidak salah kira-kira bunyinya “kaki yang akan melangkah lebih jauh dari biasanya” dan seterusnya itu. Padahal sebelum berkata seperti itu mereka bercanda satu sama lain. Sekali lagi masalah ketiba-tibaan ini akhirnya menjadikan adegannya terlalu maksa. Tujuannya mungkin bagus, agar inspiratif. Tapi bagi saya, ketiba-tibaan dari yang tadinya bercanda langsung menjadi puitis ini malah tampak aneh, tampak terlalu beberapa keanehan dan ketidaklogisan dalam film ini. Pertama, pada menit ke 490032 saat si Ian mengejar kereta api kenapa harus susah-susah lari mengejar gerbong yang ada teman-temannya? Kan bisa langsung naik ke gerbong yang terdekat dengan dia, toh di dalam kan bisa bertemu, kereta api kan gerbongnya saling menyambung. Menurut saya, si sutradara ingin membuatnya lebih dramatis, tapi akhirnya jadi tidak yang saya tahu orang kalau mau naik gunung dalam artian camping itu tas carrier-nya tidak sekecil dan sekempes yang digambarkan di film tersebut. Tas carrier-nya pasti penuh dengan sleeping bag, matras, bahan makanan, persediaan air minum, pakaian hangat, alat makan, alat survival, obat P3K, dan perlengkapan lain. Belum lagi tenda doom itu juga lumayan makan tempat, tapi tidak terlihat mereka membawa tenda doom, tiba-tiba mereka sudah mendirikan tenda doom. Kecuali memang cuma mau hiking dan tidak sampai camping, mungkin cukup bawa tas hiking seperti yang terlihat dalam foto profil saya pada menit ke 012751 tiba-tiba si Arial kedinginan, tidak diceritakan prosesnya dari mulai kedinginan ringan, mulai lemas, lalu menggigil kedinginan hebat. Ini tiba-tiba dia langsung menggigil hebat bahkan hampir tidak bisa melanjutkan perjalanan. Anehnya lagi dia kan yang badannya paling atletis karena sering olahraga, tapi kenapa justru dia yang sampai lemah seperti itu, sedangkan yang perempuan saja kelihatan sehat walafiat. Dan setelah itu tiba-tiba Arial sudah tidak kedinginan sama terlalu memaksakan adegan heroik terutama yang tampak sekali pada menit ke 014230. Saat mereka telah sampai di puncak tiba-tiba mereka berdiri di tengah-tengah dikelilingi para pendaki yang lain. Sudah begitu mereka tiba-tiba berdeklamasi tentang persahabatan dan kebanggaan mereka pada Indonesia. Anehnya lagi para pendaki lain kok mau-maunya mendengarkan, memperhatikan, seperti menjadikan mereka berenam sebagai point of interest. Memangnya mereka siapa? Kok sampai menarik bagi para pendaki lain. Lalu para pendaki ini datangnya bersamaan, berbaris, padahal di adegan sebelumnya tidak tampak pendaki sebanyak itu. Saat mereka kejatuhan batu saja tidak ada pendaki lain yang datang membantu. Atau para pendaki ini datangnya pakai helikopter?Kelima, pada menit ke 014600 adegannya tampak “sinetron banget”. Yaitu saat mereka akan berenang di telaga setelah turun dari puncak. Mau menceburkan diri kok pakai gantian. Si Genta nyebur dulu, lalu gantian si Arial nyebur, lalu si Zafran, lalu disusul yang lainnya. Menurut saya akan lebih natural jika mereka menceburnya saling menyusul tapi hampir bersamaan. Tidak perlu menunggu si Arial menceburkan diri, berenang-renang agak lama, baru si Zafran menceburkan diri. Menurut saya akan lebih bagus jika pengambilan gambarnya dari jauh tidak perseorangan/per tokoh lalu terlihat mereka saling susul menyusul menceburkan diri ke telaga. Mau nyebur saja kok antri? Kok giliran satu-satu? ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama. Saya sendiri belum pernah membacanya, jadi saya tidak tahu apakah novelnya juga sama anehnya dengan filmnya. Karena kadang ada novel yang difilmkan jadi lebih bagus, lebih hidup. Tapi banyak juga novel yang difilmkan jadi malah tambah jelek, karena memang imajinasi orang ketika membaca itu all saya paham kenapa banyak orang terinspirasi oleh film ini. Tidak saya pungkiri bahwa memang ada sisi inspiratif dari film ini, cuma mungkin pengemasannya yang kurang maksimal. Yang jelas akan lebih inspiratif lagi ketika anda mengalami sendiri bagaimana rasanya naik gunung. Dengan naik gunung akan terlihat watak asli seseorang, apakah ia apatis, egois, atau setia kawan. Dan dengan naik gunung pula kita diajarkan bahwa suatu saat kita harus turun dari puncak. Seindah dan senikmat apapun rasanya berada di puncak, tetap saja kita harus turun. Itu yang pernah saya pelajari sendiri, tanpa harus menonton film terus perfilman Indonesia!! Lihat Lyfe Selengkapnya markerdengan kemiringan 0°-45° dan jarak dari kamera ke marker yaitu 10 cm - 50 cm masih dapat dideteksi. 5. SARAN Berikut adalah beberapa rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut yang dapat dilakukan berdasarkan penelitian yang ada: 1. Aplikasi ini dapat dibuat pada sistem operasi selain Android, seperti iOS, dengan
Judul Film 5cm Sutradara Rizal Mantovani Produser Sunil Soraya Genre Drama Pemeran Herjunot Ali, Fedi Nuril, Denny Sumargo, Raline Shah, Igor Saykoji, Pevita Pearce Tanggal Rilis 12 Desember 2012 Bahasa Indonesia Diangkat dari Novel National Bestseller 5cm’ karya Donny Dhirgantoro Sinopsis Lima remaja yang telah menjalin persahabatan yang cukup lama hingga pada suatu hari mereka berlima merasa jenuh dengan hubungan pertemanan ini, dan akhirnya mereka memutuskan berpisah untuk sementara dan berjanji tidak saling berhubungan dan berkomunikasi satu dengan yang lainnya selama 3 bulan. Namun setelah 3 bulan berpisah, banyak kerinduan yang mereka rasakan. Dalam perpisahan singkat itu, mereka menemukan suatu hal yang merubah mereka untuk menjalani hidup lebih baik. Akhirnya mereka putuskan kembali untuk bertemu dan merayakan kembali pertemuan mereka dengan mendaki puncak tertinggi di Pulau Jawa yaitu Gunung Semeru. Perjalanan mereka ke puncak Semeru untuk mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tersebut tepat pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan yang membuat kelima pemuda ini semakin mencintai Indonesia. Banyak aral melintang dalam perjalanan mereka menuju puncak. Resensi Kisah ini menceritakan persahabatan antara lima pemuda yang bernama Gentayang diperankan Fedi Nuril, Arial diperankan Denny Sumargo, Zafran Herjunot Ali, Riani Raline Shah, dan Ian yang diperankan oleh Igor “Saykoji”. Film ini berdasarkan novel yang berjudul “5CM” karya Donny Dhirgantoro. Resensi ini merupakan sebuah resensi film, jadi tidak dihubungkan dan tidak dibandingkan dengan novelnya. Penilaian yang dilihat dari film. Humor, tingkah laku, dan percakapan yang terjadi bisa dianggap sebagai keseharian yang pernah terjadi di dunia nyata, tetapi tetap ada bagian yang memang tidak pantas terjadi di dunia nyata. Riani yang merupakan perempuan sendiri selalu menjadi bagian yang terlindungi daripada teman-temannya. Mereka berlima semuanya telah lulus masa kuliahnya, tetapi hanya Ian yang belum. Ian terlalu sibuk mengerjakan hal lain seperti bermain game, menonton film “blue film” dan suka sekali makan mie pada malam hari. Keunikan perempuan yang paling cantik ini, apabila sedang makan mie bersama teman-temanya ia selalu meminta kuah mie dari temannya. Arial yang memiliki tubuh atletis, bila kenalan dengan wanita lain, selalu grogi dan tidak lupa membawa kecap bila sedang makan mie di sebuah warung. Zafran memiliki keunikan berbeda pastinya, dia seorang yang puitis, dan menyukai adiknya Arial yang bernama Dinda. Hubungan mereka berdua selalu datar, hanya hubungan jalan di tempat. Genta yang merupakan pekerja rajin dalam perusahaan bersama Riani, diam-diam dia menyukai Riani tapi tidak bisa mengungkapkan perasaannya walaupun mereka sudah kenal lama. Pada suatu malam mereka main kerumah Arial, berkumpul ditempat mereka biasa ngobrol dan bersantai. Tanpa disangka-sangka Genta mempunyai sebuah gagasan yang bikin mereka merasa sedih sekaligus bimbang. Genta ingin mereka berlima selama tiga bulan tidak boleh bertemu maupun berkomunikasi dengan cara apapun. Selama itu mereka harus melakukan kegiatan sesuai dengan apa yang ingin mereka capai tanpa berhubungan satu sama lain. Riani merasa dia tidak kuat tanpa mereka semua yang selalu bersama dalam segala kegiatan. Ian setuju, karena dia ingin menyelesaikan skripsinya yang telah lama dia abaikan. Dengan begitu dia bisa fokus akan kegiatanannya dengan menyelesaikan skripsi hingga sidang. Kerja keras Ian sempat mengalami cobaan, tetapi Ian tetap tidak menyerah dia terus berusaha karena orang tua Ian telah merestui Ian untuk meneruskan kuliah S2 di Manchester. Ian sempat patah semangat saat dia memberi 300 lembar kuesioner tentang SDM ke salah satu perusahaan. Setelah keluar dari perusahaan tersebut Ian bertemu dengan salah seorang yang bekerja di tempat tersebut, dia ingin meminjam dongkrak pada Ian, dengan raut muka yang putus asa Ian meminjamkan dongkrak miliknya. Kebetulan sekali orang yang meminjam dongkrak ian bekerja dalam mengurus SDM. Cocok seperti kuesioner yang Ian teliti. Dengan begitu Ian memberikan kuesioner miliknya kepada orang tersebut. Sementara itu Zafran sibuk menelpon adiknya Arial yang bernama Dinda. Zafran selalu menelpon Dinda dengan obrolan yang itu-itu saja. Ada yang menarik pada scene ini dimana Zafran sedang random chat dengan salah satu teman yang ada di akun curhatnya. Tanpa Zafran ketahui, ternyata Zafran sedang curhat melalui chat tersebut dengan Riani. Pada scene selanjutnya Riani yang sedang di kantor menunggu hujan reda, sedang mengobrol dengan Zafran. Dan obrolan mereka pun sama, mereka merindukan sahabat-sahabatnya. Selama satu bulan mereka semua mengalami kegiatan yang tidak biasa. Terutama Arial, pada saat dia sedang nge-gym, dia berhasil kenalan dengan seorang wanita bernama Nindi. Dia berani mengajak Nindi ke villa puncak orang tuanya, tetapi mereka tidak melakukan hal-hal yang negatif. Tiga bulan lamanya telah berlalu, Genta menghubungi sahabatnya dan memberitahu mereka melalui sms bahwa selama seminggu setiap hari mereka harus berolahraga untuk mempersiapkan diri dan memberitahukan kalau mereka nanti akan bertemu di stasiun kereta api senen pada tanggal 15 Agustus. Mereka berkumpul di stasiun kereta untuk keberangkatan menuju tempat rahasia yang Genta janjikan. Mereka semua telah datang, kecuali Ian yang masih dalam perjalanan. Kereta sudah bergerak, Ian pada saat itu baru muncul dan akhirnya berhasil naik ke dalam kereta, walaupun kelelahan mengejar kereta. Rasa penasaran mereka akhirnya terjawab, mereka akan mendaki menuju puncak gunung tertingi di pulau Jawa yaitu “Puncak Mahameru”. Mereka tidak hanya berlima, Arial mengajak adiknya Dinda. Berenam mereka mempersiapkan diri dari tempat penginapan hingga perjalanan mendaki ke puncak. Keindahan Mahameru dan sekitarnya begitu menakjubkan. Keindahan alam Indonesia yang memang tidak ada duanya. Sebagai warga negara Indonesia, patut bersyukur atas apa yang Tuhan berikan. Pada saat perjalanan menuju puncak Mahameru, disini terdapat jalur yang menanjak yang dinamakan tanjakan cinta. Jalur ini disebut tanjakan cinta karena bentuk dari tanjakan ini membentuk simbol cinta’. Mitos yang ada pada tanjakan cinta ini, jika pada saat kita menanjak tanpa melihat kebawah dan memikirkan seseorang yang ingin kita miliki, dipercaya keinginan kita akan terwujud. Kelucuan pun terjadi pada scene ini, Zafran dan Ian langsung mendahului teman-temanya. Zafran yang sedang meikirkan Dinda dan Ian sedang memikirkan bersama Happy Salma. Happy Salma merupakan salah seorang artis yang sangat diidolakan oleh Ian. Tiba-tiba Genta memanggil mereka berdua dari bawah, dengan spontan Zafran dan Ian langsung mengengok kebelakang. Beberapa saat mereka akhirnya sadar, kekonyolan mereka berdua membuat mereka putus asa akan keinginannya. Saat menegangkan pun tiba, mereka berlima sudah mencapai kaki Mahameru yang dikenal dengan Arcopodo. disini mereka menyempatkan untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan kembali menuju puncak pada pukul 0200 WIB. Sebelum melanjutka perjalanan mereka berdoa bersama terlebih dahulu. Suhu di tempat ini sangat dingin, bila tidak banyak bergerak tubuh bisa kaku kedinginan. Pada saat melakukan perjalanan menuju puncak, Arial sempat tidak kuat menahan dinginnya suhu disana hingga hampir saja Arial putus asa untuk melanjutkannya karena hypotermia. Dengan dorongan semangat dari teman-temannya, dia akhirnya bisa melanjutkan pendakiannya. Jalur pendakian yang sangat terjal dan sulit membuat banyak hal yang tidak mereka inginkan terjadi. Saat mendaki halangan pun kembali terjadi, runtuhan bebatuan dari atas mengenai Dinda dan Ian. Dinda mengalami luka disamping kiri bagian bawah teling sedangkan Ian pingsan karena terbentur runtuhan batu yang lumayan besar dan sangat keras yang ada dihadapannya. Mereka berlima menolong Ian, Genta berusaha membangunkan Ian dengan napas buatannya dan menekan bagian dadanya agar Ian sadar. Karena Ian tidak sadar-sadar mereka mengira bahwa Ian telah meninggal. Zafran yang pada saat itu sangat terpukul karena sahabatnya sudah tiada, dia berteriak memanggil Ian, dan Ian pun sadar dengan kesadaran yang lucu. Setelah semuanya sadar dan kuat, mereka melanjutkan kembali pendakiannya dengan semangat yang berkobar. Hingga akhirnya mereka berhasil mencapai puncak Mahameru, puncak tertinggi di pulau Jawa. Sesampainya di puncak Mahameru, mereka berlima mengibarkan bendera merah putih sambil melihat matahari terbit tepat di tanggal 17 Agustus. Dan mereka pun mengucapkan kata-kata yang sangat memberikan semangat kepadan seluruh pemuda Indonesia untuk mencapai keindahan alam Indonesia yang telah Allah ciptakan. Berikut ini merupakan penggalan kalimat yang mereka ucapkan sebelum melakukan pendakian Taruh puncak itu di depan kita, dan jangan lepaskan ! Yang kita perlukan adalah kaki yang berjalan lebih jauh dan tangan yang berbuat lebih banyak Leher yang akan lebih sering melihat ke atas Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja Hati yang akan bekerja lebih keras Serta mulut yang akan selalu berdoa Dan setiap kali impian dan cita-cita muncul, letakkan di depan kening kita, Jangan menempel, biarkan menggantung 5 cm di depan kening, Supaya tidak terlepas dari mata kita Dan yang bisa dilakukan seorang manusia terhadap mimpi dan keyakinannya adalah Ia hanya tinggal mempercayainya. Kelebihan dan Kekurangan Film Kelebihan Film ini sangat bagus dari segi cerita, adegan dan pemilihan lokasi. Dengan judul yang simple, namun sangat mengesankan dan memberi banyak pesan moral. Kekurangan Banyak adegan yang di potong pada saat melakukan pendakian di jalur yang sulit. Hanya view yang bagus saja yang diambil. Kesan Kesan saya terhadap film ini, film ini sangat bagus yang menceritakan tentang persahabatan. Dan dalam film ini banyak menyampaikan pesan moral yang dapat kita terapkan pada kehidupan kita sehari-hari. Menurut saya, film ini merupakan salah satu film terbaik dari seluruh perfilman Indonesia sebelumnya. Film ini sangat bagus untuk ditonton dan bisa dijadikan pembelajaran.
Kelebihandan kekurangan Film 5CM Kelebihan : 1. Di scene film 5 cm sebelumnya, tertayang rombongan pendaki gunung lain yang juga tengah menuju puncak di depan rombongan Genta. Logikanya, di belakang rombongan Genta masih ada rombongan pendaki lainnya, tetapi Genta dan kawan-kawan mendapat musibah terkena longsoran bebatuan. Sampai Ian
Resensi Film 5cm Film 5cm Identitas Resensi Sutradara Rizal Mantovani Ditanyankan 12 Desember 2012 Genre Drama Diangkat dari Novel National Bestseller 5cm’ karya Donny Dhirgantoro Pemain ~ Herjunot Ali Zafran, ~ Raline Shah Sebagai Riani, ~ Fedi Nuril Sebagai Genta, ~ Igor Saykoji Sebagai Ian, ~ Denny Sumargo Sebagai Arial, ~ Pevita Pearce Sebagai Dinda. Sinopsis Genta, Arial, Zafran, Riani, Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan belasan tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Zafran yang puitis, sedikit 'gila’, apa adanya, idealis, agak narsis, dan memiliki bakat untuk menjadi orang terkenal. Riani yang merupakan gadis cerdas, cerdas, cerewet, dan mempunyai ambisi untuk cita-citanya. Genta, pria yang tidak senang mementingkan dirinya sendiri sehingga memiliki jiwa pemimpin dan mampu membuat orang lain nyaman di sekitarnya. Arial, pria termahco diantara pemain lainnya, hobi berolah raga, paling taat aturan, namun paling canggung kenalan dengan orang baru. Ian, dia memiliki badan yang paling tambun dibandingkan teman-temannya, penggemar indomie dan bola, paling telat wisuda. Ada pula Dinda yang merupakan adik dari Arial, seorang mahasiswi cantik yang sebenarnya dicintai Zafran. Suatu hari mereka berlima merasa “jenuh” dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya. Selama tiga bulan berpisah penuh kerinduan, banyak yang terjadi dalam kehidupan mereka berlima, sesuatu yang mengubah diri mereka masing-masing untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan. Setelah tiga bulan berselang mereka berlima pun bertemu kembali dan merayakan pertemuan mereka dengan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan sang saka merah putih di puncak tertinggi Jawa pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. Petualangan dalam kisah ini, bukanlah petualangan yang menantang adrenalin, demi melihat kebesaran sang Ilahi dari atas puncak gunung. Tapi petualangan ini, juga perjalanan hati. Hati untuk mencintai persahabatan yang erat, dan hati yang mencintai negeri ini. Segala rintangan dapat mereka hadapi, karena mereka memiliki impian. Impian yang ditaruh 5cm dari depan kening. Bagi Anda yang belum menonton dan penasaran dengan Film ini, segera lah untuk menonton nya. Taruh puncak itu di depan kita, dan jangan lepaskan! Yang kita perlukan adalah kaki yang berjalan lebih jauh, dan tangan yang berbuat lebih banyak Leher yang akan lebih sering melihat ke atas Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja Hati yang akan bekerja lebih keras Serta mulut yang akan selalu berdoa. Dan setiap kali impian dan cita-cita muncul, letakkan di depan kening kita, Jangan menempel, biarkan menggantung 5 cm di depan kening, Supaya tidak terlepas dari mata kita. Dan yang bisa dilakukan seorang manusia terhadap mimpi dan keyakinannya adalah Ia hanya tinggal mempercayainya. Kelebihan dan kekurangan Film 5CM Kelebihan 1. Film ini menjunjung tinggi rasa saling tolong-menolong antara sesama yang dapat kita lihat disaat Ian pingsan tertimpa batu namun sahabat-sahabatnya tetap menolong Ian dan tidak meninggalkannya. 2. Memperkenalkan kepada banyak masyarakat Indonesia akan keindahan dari gunung Semeru. Kekurangan Didalam film 5CM ini ada kekurangan yang terdapat didalam beberapa scene 1. Konflik yang ada difilm ini kurang terlihat Penulis Unknown ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi Artikel Resensi Film 5cm ini dipublish oleh Unknown pada hari Rabu, 06 November 2013. Semoga artikel ini dapat atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan ada 1komentar di postingan Resensi Film 5cm
Impianyang ditaruh 5 cm dari depan kening. Evaluasi Film 5 cm mampu menghipnotis para penonton untuk merasakan kekuatan dan keajaiban mimpi. Selain itu, film ini dibawakan dengan lelucon yang membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Meskipun demikian, ada satu kekurangan dalam film ini.
Resensi film yaitu mengungkapkan fakta mengenai satu karya dalam yang ada dalam sebuah film. Kelebihan dan kekurangannya pun dituliskan agar menjadi pertimbangan bagi pembaca untuk menontonnya atau tidak. Contoh resensi film yang banyak dibuat adalah film Dilan, mengingat film tersebut berhasil memikat banyak penonton dari berbagai generasi. Penasaran apa itu resensi film dan bagaimana cara membuatya? Yuk simak penjelasannya di bawah ini. BACA JUGA Pengertian Deep Talk Serta Manfaat Emosional & Psikologisnya Pixabay Ketika akan menulis resensi film, terdapat beberapa hal dalam struktur resensi film yang harus diperhatikan. Berikut penjelasannya. Identitas film, berisi; judul film, tahun film dirilis, nama sutradara, produser, penulis naskah, produksi/penerbit, durasi film, dan nama pemain film. Sinopsis film, adalah bagian dalam resensi film yang berupa deskripsi singkat penulis tentang berjalannya film dari awal hingga selesai. Ulasan film, bagian ini merupakan tulisan resensi berdasarkan sudut pandang penulis. Kesimpulan film, berisi; saran dan pendapat penulis mengenai direkomendasikan atau tidaknya film tersebut kepada pembaca untuk ditonton. Cara membuat resensi film Pixabay Cari dan mulai tentukan judul film apa yang akan ditulis sebagai resensi. Pahami isi film yang akan dibuat resensi. Tulislah resensi sesuai dengan urutan struktur resensi film seperti diatas. Nah agar lebih jelasnya tentang resensi film, berikut contoh resensi film pendek yang dapat Sedulur pelajari. BACA JUGA Kumpulan Kalimat Persuasif Beserta Pengertian dan Ciri-Cirinya Film 5 CM Kompas Berikut contoh resensi film 5 cm’. Identitas film Judul film 5 cm Produser Film Sunil Soraya Sutradara Film Rizal Mantovani Pemain Film Raline Syah. Fedi Nuril, Herjunot Ali, Saykoji, Pevita Pearce, Denny Sumargo, Herjunot Ali, Igor, dsb. Durasi Film 125 menit Penulis Naskah Donny Dhirgantoro Produksi Soraya Inercine Films Sinopis film Film ini menceritakan tentang lima orang sahabat yang telah berteman cukup lama. Suatu saat mereka merasa ada titik jenuh yang muncul pada ikatan pertemanan mereka, lalu memutuskan untuk tidak saling bertemu dan berkontak satu sama lain selama 3 bulan. Setelah 3 bulan berpisah, mereka memutuskan untuk bertemu dan merayakan kembali pertemuan mereka dengan mendaki gunung semeru. Tepat dihari kemerdekaan RI. Perjalanan mereka menuju gunung semeru dipenuhi dengan tantangan. Hingga akhirnya mereka berhasil mencapai puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa itu dan menancapkan bendera merah putih diatas puncak tersebut. Ulasan film Kisah persahabatan yang penuh makna perjuangan, cinta dan ambisi serta tidak lekang oleh waktu walaupun setiap pemeran memiliki karakter masing-masing namun mereka tetap memegang teguh semangat jiwa muda, dan kebersamaan dalam menjalani kehidupan. Konflik yang disajikan pada film ini kurang mengena. Anak-anak tidak disarankan untuk menonton film ini karena terdapat unsur percintaan. Film ini mengandung pesan moral yaitu jiwa bersemangat dan pantang menyerah. Kesimpulan film Film layak untuk ditonton bagi Anda yang sedang mencari jati diri. Hal tersebut sebagai pemicu para generasi muda saat ini untuk terus menjaga persahabatan dan bersemangat menjadi diri sendiri dan meraih cita-cita masing-masing. BACA JUGA Kumpulan Contoh Gurindam Berbagai Tema dan Pengertiannya Film Mariposa Liputan6 Berikut contoh resensi film Mariposa. Judul film Mariposa Sutradara Fajar Bustomi Penulis naskah Alim Sudjo berdasarkan karya Luluk HF Produser Cand Parwez Servia Frederica Pemain Angga Yunanda, Adhisty Zara, Dannia Salsabilla, Abun Sungkar, Junior Roberts, Syakir Daulay, Igr Fahrezi, Ariyo Wahab, Ersa Mayori, Baim, Iszur Muchtar, Aris Nugraha, TJ, Yudha Keling, Diaz Danar Produksi Falon Pictures Kharisma Starvision Durasi 118 menit Sinopsis Film Mariposa ini mengisahkan tentang perjuangan Acha yang diperankan oleh Adhisty Zara mengejar cinta Iqbal yang diperankan oleh Angga Yunanda. Iqbal menghindar tiap didekati oleh Acha. Namun Acha tetap bertekad untuk mendapatkan hati Iqbal bagaimana pun caranya. Bagaimana tidak Acha adalah siswi pintar, ramah, cantik, kesempurnaannya membuat Acha peraya diri tapi Iqbal malah mengatakan jika tidak suka kesempurnaan. Sikap dingin yang berkali-kali diberikan Iqbal pada Acha membuat sahabat Acha bernama Amanda mencegah Acha mendekati Iqbal karena takut Acha akan sakit hati nantinya. Acha yakin Iqbal yang sekeras batu akan pecah jika ditetesi air terus-menerus. Sampai di titik jenuh Iqbal yang terus dikejar mengatakan bahwa cara Acha mendekatinya itu murahan dan tidak seharusnya seorang perempuan mengejar seorang laki-laki. Acha memutuskan untuk menjauhi Iqbal. Tidak disangka Iqbal merasa aneh karena dijauhi dan memberi perhatian kepada Acha saat latihan olimpiade. aat hari perlombaan tiba-tiba hidung Acha mengeluarkan darah namun tetap melanjutkan megerjakan soal walaupun Iqbal menyuruh Acha untuk istirahat. Saat penerimaan piala pada tim Acha dipertemukan dengan ayah Iqbal dan mengatakan jawaban soal terakhir yang menyelamatkan timnya adalah jawaban dari Acha. Acha yang kemudian ditawari oleh teman ayah Iqbal untuk menerima beasiswa tapi Acha menolak. Acha hanya akan melakukan hal yang dia suka. Dari situ Iqbal belajar bahwa hidup itu tidak boleh dipaksakan lalu menolak permintaan ayahnya yang memaksa Iqbal untuk kuliah di luar negeri dan melakukan hal yang disukainya yaitu Acha. Iqbal datang menemui Acha dan menembaknya. Ulasan Film yang bernuansa korea ini menceritakan tentang kehidupan remaja yang jauh dari fakta kehidupan remaja di Indonesia. Pasalnya tokoh-tokoh dalam film ini terkesan manja dan memperlihatkan klaster tinggi namun ketika sampai pada persolan Iqbal dan ayahnya kita dikembalikan pada kehidupan remaja Indonesia asli. Konflik pada film ini memang tidak mendobrak seperti film lain karena menghadirkan persoalan dan penyelesaian yang ringan. Banyak yang menikmati film ini sayangnya ada adegan yang dialognya sangat kontras dengan dialog sesudahnya. Kesimpulan Film ini cukup memotivasi anak-anak muda di Indonesia untuk belajar dan mengenal sains, latar tempat dan suasana olimpiade juga dapat menjadi gambaran bagi anak-anak muda Indonesia ketika sedang olimpiade. BACA JUGA Resolusi adalah Bagian Perancaan Hidup, Begini Pengertiannya Seri drama Start Up CNN Berikut ini contoh resensi drama dari salah satu drama Korea paling hits berjudul Start Up. Identitas Film/Drama Judul drama Start Up Penulis Park Hye Run Sutradara Oh Choong-hwan Genre Drama, Percintaan, Bisnis Negara Asal Korea Selatan Total episode 16 Jaringan Penyiaran TvN Distributor TvN, Netflix internasional Tanggal tayang 17 Oktober – 6 Desember 2020 Produser Hwang Ki-young Rumah produksi HiSTORY D&C Pemeran Bae Suzy Seo Dalmi, Nam JooHyuk Nam Dosan,Kim Seon Ho Han Jipyeong dan Kang Hanna Won In Jae Sinopsis Start-Up berlatar belakang kawasan fiksi Korea Selatan, Silicon Valley yang disebut Sandbox. Drama ini berasal dari Korea Selatan yang masih hits di kalangan masyarakat Indonesia saat ini berkisah tentang orang-orang di dunia start up. Dikisahkan ada seorang pemimpi bernama Seo Dalmi yang diperankan oleh Bae Suzy. Setiap hari Seo Dalmi menghabiskan waktu bersama kakaknya namun setelah ayahnya mengalami PHK pemutusan hubungan kerja orang tuanya mengalami perceraian. Momen tersebut membuat Seo Dalmi juga harus berpisah dengan kakaknya yang bernama Won In jae yang diperankan oleh Kang Hanna. Seo Dalmi lebih memilih tinggal bersama ayahnya dibandingkan bersama ibu dan kakaknya. Karena perpisahan yang dialami, Seo Dalmi dan Ayahnya berwirausaha dengan membangun usaha pengantar makanan berbasis teknologi internet, namun pada saat itu masih mengalami penolakkan oleh beberapa pengusaha karena dinilai membutuhkan investasi yang besar. Namun Seo Dalmi dan ayahnya tidak menyerah karena hal itu. Ulasan Tema dalam drama ini adalah perusahaan rintisan. Disana kita dapat mengenal istilah-istilah baru didalam dunia kerja seperti misalnya mentor bagi perusahaan rintisan. Penting bagi perusahaan rintisan untuk memiliki mentor serta digambarkan bagaimana pemilihan ceo yang baik. Banyak istilah dan ilmu yang bermanfaat dalam drama ini yang berhubungan dunia kerja. BACA JUGA Kumpulan Contoh Penutup Pidato untuk Segala Jenis Acara Contoh resensi film dilan KONTAN Identitas Film Judul Film Dilan 1990 Produser Film Ody Mulya Hidayat Sutradara Film Fajar Bustomi, Pidi Baiq Pemain Film Iqbaal Ramadhan, Vanesha Prescilla, Glulio Parengkuan, Adhisty Zara, Ira Wibowo, dll. Durasi Film 110 menit Penulis Naskah Pidi Baiq, Titien Wattimena Produksi Max Pictures Sinopsis Film Film Dilan 1990, mengisahkan tentang percintaan remaja yang terjadi pada tahun 1990. Tokoh utama dalam film ini adalah Dilan dan Milea, dimana plot pertama Milea dan keluarganya pindah dari Jakarta ke Bandung, serta masuk di sekolah yang sama dengan Dilan. Dilan adalah salah satu penglima geng motor, yang seiring waktu menyukai Milea. Dititik tersebut Milea masih berstatus pacaran dengan Benni yang ada di Jakarta. Saat Milea mengikuti lomba cerdas cermat antar sekolah di TVRI Jakarta, ia bertemu dengan Benni pada situasi dimana Milea sedang berduaan dengan Nandan, rekan Milea saat lomba cerdas cermat. Benni pun merasa cemburu dan menghajar Nandan namun Milea melerainya. Hingga Milea memutuskan hubungan dengan Benni. Disisi lain Milea harus menghadapi Kang Adi yaitu mahasiswa ITB yang menjadi guru les privat Milea dan adiknya. Suatu waktu Dilan menemukan Milea dan Kang Adi pergi berdua, dan marah kepada Milea dan mengirim puisi kekecewaan kepadanya. Milea pun menyesal dan esoknya ia berusaha mencari Dilan di setiap sudut sekolah namun di sekolah ia bertemu dengan Anhar. Saat itu Anhar sedang mabuk yang kemudian menampar Milea. Mengetahui hal tersebut Dilan langsung menemui Anhar dan memukulnya habis-habisan. Ada guru yang mengetahui perkelahian itu dan membawa mereka bertiga ke ruang BK namun Dilan mengajak Milea pergi. Mereka pergi menuju warung Bi’ E’em dan memutuskan untuk resmi berpacaran. Ulasan Film Dilan 1990 menggambarkan kisah cinta anak muda tahun 90-an yang masih memberi kesan unik yaitu penyampaian rasa sayang satu sama lain melalui puisi yang ditulis tangan. Pemeran film ini membawa penonton untuk menikmati kisah cinta lawas dengan pemandangan Kota Bandung yang masih kuno. Kekurangan dari film ini adalah sudut pandang Dilan masih kurang menunjukkan sisi bad boy nya. Selain itu penggarapan sinematografi khususnya colour grading yang tidak optimal untuk film dengan setting 90-an ini. Kesimpulan Film Film ini tidak direkomendasikan untuk kalangan anak-anak dibawah usia 13 tahun, karena banyak menampilkan adegan keras dan percintaan. Sasaran film ini memang untuk remaja usia 15 tahun keatas dan bagi penonton yang menyukai drama percintaan. Demikianlah penjelasan tentang struktur resesni film dan cara membuatnya. Nah, untuk contoh resensi film barat akan dibahas di artikel selanjutnya ya Sedulur. Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.
Banggadan cinta kepada tanah air sendiri. Tanah kelahiran, dan juga tanah tempat dibesarkan. Meskipun banyak kekurangan, akan tetapi juga banyak kelebihan yang dapat dibanggakan dari bangsa sendiri. Film 5CM ini mengajarkan kita untuk mencintai tanah air sendiri daripada negeri orang lain. Masih banyak keindahan-keindahan bangsa yang mungkin
Identitas Resensi Sutradara Rizal Mantovani Ditanyankan 12 Desember 2012 Diangkat dari Novel National Bestseller 5cm’ karya Donny Dhirgantoro Pemain ~ Herjunot Ali Zafran, ~ Raline Shah Sebagai Riani, ~ Fedi Nuril Sebagai Genta, ~ Igor Saykoji Sebagai Ian, ~ Denny Sumargo Sebagai Arial, ~ Pevita Pearce Sebagai Dinda. 17 Agustus di puncak tertinggi Jawa, 5 sahabat 2 cinta, sebuah mimpi mengubah segalanya. Genta, Arial, Zafran, Riani dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan belasan tahun lamanya. Suatu hari mereka berlima merasa jenuh dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasig satu sama lain selama tiga bulan lamanya. Resensi Kisah ini menceritakan lima sahabat yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri dan bergabung, bermain, bersahabat lamanya menjadi kekuatan persahabatan yang utuh. Film ini berdasarkan novel yang berjudul sama karya Donny Dhirgantoro. Akting yang saya suka dari keenam sahabat tersebut yaitu Herjunot sebagai Zafran. Dia mendalami peran yang begitu penting dan dibawakan sangat bersemangat saat mengeluarkan kalimat didepan kening 5cm. Untuk Ferdi sebagai Genta entah kenapa saya melihat dia kurang mendalami akting yang dibawakan, kharisma Genta masih kalah dibanding karakter lelaki yang lain,. Menampilkan Mahameru dan sekitarnya kurang diekspos secara luas, hanya sebagian yang kita lihat. Humor, tingkah laku, dan percakapan yang terjadi bisa dianggap sebagai keseharian yang pernah terjadi di dunia nyata. Riani yang merupakan perempuan sendiri selalu menjadi bagian yang terlindungi daripada teman-temannya. Mereka berlima semuanya telah lulus masa kuliahnya, tetapi hanya Ian yang belum. Ian terlalu sibuk mengerjakan hal lain seperti bermain game, menonton film yang biru’ dan uniknya selalu suka makan mie. Keunikan perempuan yang paling cantik ini, Riani selalu meminta kuah mie temannya. Arial yang memiliki tubuh atletis, bila kenalan dengan wanita lain, selalu grogi. Zafran memiliki keunikan berbeda pastinya, dia seorang yang puitis, dan menyukai adiknya Arial bernama Dinda. Hubungan mereka berdua selalu datar, hanya hubungan jalan di tempat. Genta, yang merupakan pekerja rajin dalam perusahaan bersama Riani, selalu terdiam bila bertatap-tatapan dengannya, dia menyukai Riani tapi tidak bisa diungkapkan walaupun mereka sudah kenal lama. Pada suatu malam mereka main kerumah Arial, berkumpul ditempat mereka biasa ngobrol dan bersantai ria. Tanpa disangka-sangka Genta mempunyai sebuah gagasan yang bikin mereka merasa sedih sekaligus bimbang. Genta ingin mereka berlima selama tiga bulan tidak boleh bertemu maupun berkomunikasi dengan cara apapun. Selama itu kita harus melakukan kegiatan yang ingin dicapai tanpa berhubungan dengan mereka berlima. Riani merasa dia tidak kuat tanpa mereka semua yang selalu bersama dalam berkegiatan maupun berkomunikasi. Ian setuju, karena dia ingin menyelesaikan skripsinya yang telah lama dia abaikan. Dengan begitu dia bisa fokus akan kegiatanannya dengan menyelesaikan skripsi hingga sidang. Kerja keras Ian sempat mengalami cobaan, tetapi Ian tetap tidak menyerah dia terus berusaha karena orang tua Ian telah merestui Ian untuk kuliah S2 di Manchester. Ian patah semangat saat dia memberi 300 lembar kuesioner ke salah satu perusahaan. Kuesioner Ian tentang SDM. Tetapi, disini kita bisa liat bahwa putus asanya kita, bila ada orang yang meminta bantuan ke kita, kita harus menolongnya, bukan karena putus asa kita jadi enggan menolong sesama. Ada salah seorang yang bekerja di tempat tersebut, dia ingin meminjam Dongkar ke Ian, tetapi Ian cuek, akhirnya dia meminjamkan dongkar milik Ian, dan kebetulan dia bekerja dalam mengurus SDM. Cocok seperti kuesioner yang Ian teliti. Sementara itu Zafran sibuk menelpon adiknya Arial, namanya Dinda. Zafran selalu menelpon Dinda dengan obrolan yang itu-itu saja. Disini ada scene yang menarik dimana Zafran sedang random chat dengan salah satu akun untuk curhat. Ternyata Zafran bisa dibilang sedang ber-chat dengan Riani, yang scene selanjutnya menuju Riani yang sedang di kantor menunggu hujan reda. Sama yang sedang diobrolkan di chat Zafran. Riani memang sangat sedih akan keputusan tersebut. Dia merindukan sahabt-sahabatnya. Selama satu bulan mereka semua mengalami kegiatan yang tidak biasa. Terutama Arial, pada saat dia sedang nge-gym, dia berhasil kenalan dengan seorang wanita bernama Nindi. Dia berani mengajak Nindi ke villa puncak orang tuanya. Tetapi dengan sopan mengajak Nindi, tanpa ada hal yang macam-macam. Kisah mereka ternyata terus berjalin hingga mendekati akhir film ini. Tiga bulan lamanya telah berlalu, Genta menghubungi sahabatnya dan memberitahui mereka, selama seminggu, harus setiap hari latihan lari. Untuk mempersiapkan diri. Mereka berkumpul di stasiun kereta untuk keberangkatannya menuju tempat misterius yang Genta janjikan. Mereka semua telah datang, kecuali Ian yang masih dalam perjalanan. Kereta sudah bergerak, Ian pada saat itu baru muncul. Ian akhirnya berhasil naik ke dalam kereta, walaupun kelelalah mengejar kereta yang pada saat itu belum jauh. Kelucuan pun terjadi saat mereka sudah sampai di tanjakan cinta, dinamakan cinta karena bentuk dari tanjakan itu membentuk simbol cinta’. Jika kita menanjak tanpa melihat kebawah dan memikirkan seorang wanita yang ingin kita miliki, dipercaya keinginannya akan terwujud. Zafran dan Ian langsung mendahului, bayangannya Zafran ingin berpasangan dengan Dinda dan Ian bersama Happy Salma. Tiba-tiba Genta memanggil mereka berdua dari bawah, otomatis Zafran dan Ian mengengok kebelakang, beberapa saat mereka akhirnya sadar, kekonyolan mereka berdua membuat mereka putus asa akan keinginannya. Saat menegangkan pun tiba, mereka berlima sudah mencapai kaki Mahameru. Suhu di tempat tersebut sangat dingin, bila tidak banyak bergerak, tubuh bisa kaku kedinginan. Arial yang saat itu tidak kuat lagi, dengan dorongan semangat dari teman-temannya, dia akhirnya bisa melanjutkan mendaki. Kejadian saat mendaki kembali terjadi, runtuhan batu dan kerikil mengenai Dinda dan Ian, Dinda mengalami luka disamping kiri bagian bawah telinga, Ian pingsan karena terbentur runtuhan batu yang lumayan besar sangat keras dihadapannya. Mereka berlima menolong Ian, Genta berusaha membangunkan Ian dengan napas buatannya dan menekan bagian dadanya agar bisa sadar. Zafran yang pada saat itu sangat terpukul karena sahabatnya sudah tiada, dia berteriak memanggil Ian, dan Ian pun sadar. Kesadaran yang menurut saya sangat lucu. Setelah semuanya sadar dan kuat, mereka berhasil mencapai puncak Mahameru, puncak tertinggi di pulau Jawa. Mengibarkan bendera merah putih, melihat matahari terbit 17 Agustus. Taruh puncak itu di depan kita, dan jangan lepaskan! Yang kita perlukan adalah kaki yang berjalan lebih jauh, dan tangan yang berbuat lebih banyak Leher yang akan lebih sering melihat ke atas Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja Hati yang akan bekerja lebih keras Serta mulut yang akan selalu berdoa. Dan setiap kali impian dan cita-cita muncul, letakkan di depan kening kita, Jangan menempel, biarkan menggantung 5 cm di depan kening, Supaya tidak terlepas dari mata kita. Dan yang bisa dilakukan seorang manusia terhadap mimpi dan keyakinannya adalah Ia hanya tinggal mempercayainya. Kelebihan dan kekurangan Film 5CM Kelebihan 1. Film ini menjunjung tinggi rasa saling tolong-menolong antara sesama yang dapat kita lihat disaat Ian pingsan tertimpa batu namun sahabat-sahabatnya tetap menolong Ian dan tidak meninggalkannya. 2. Memperkenalkan kepada banyak masyarakat Indonesia akan keindahan dari gunung Semeru. Kekurangan Didalam film 5CM ini ada kekurangan yang terdapat didalam beberapa scene 1. Adegan Ian berlari-lari mengejar ketinggalan kereta, kalau kita mengejar kereta di stasiun tidak perlu demi solidaritas teman. Masuk dari pintu gerbong belakang manapun walau kereta telah berjalan pelan-pelan nanti juga akan bertemu Ian harus mengejar teman-temanya yang menunggu harap-harap cemas yang ada di gerbong depan Ia pun bisa meloncat di pintu belakang gerbong di mana teman-temannya berada. 2. Tertimpa reruntuhan bebatuan saat mendaki jelang puncak gunung. Ini adegan film yang tidak masuk akal. Di scene film 5 cm sebelumnya, tertayang rombongan pendaki gunung lain yang juga tengah menuju puncak di depan rombongan Genta. Logikanya, di belakang rombongan Genta masih ada rombongan pendaki lainnya, tetapi Genta dan kawan-kawan mendapat musibah terkena longsoran bebatuan. Sampai Ian pingsan, dan teman-temannya mengkhawatirkan keselamatan diri dia. Tidak ada satu pun rombongan pendaki gunung lain yang ikut menolongnya. Seolah-olah musibah tersebut terpusat pada diri mereka. Dengan kata lain, mereka berenam saja yang naik ke puncak gunung. Pendaki gunung khususnya terkenal dengan solidaritas pertemanan yang tinggi. Mereka akan bahu-membahu menolong sesama pendaki gunung yang mengalami musibah. Tidak peduli latar belakangnya. 3. Orasi di puncak gunung Semeru atau Mahameru. Ketika rombongan Genta mencapai puncak pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus, mereka menancapkan bendera dan melakukan upacara. Tak tahu asalnya, sungguh aneh tiba-tiba sudah banyak pendaki gunung lain yang berkerumum. Terasa ganjil juga, Genta, Arial, Zafran, Riani, Ian dan Dinda berdiri ekslusif seolah-olah jadi rombongan utama. Yang lain hanya ikut-ikutan. Di puncak gunung Genta dan kawan-kawan berorasi tentang keindahan panorama tanah air. Sembari mengulang kalimat-kalimat mantra yang sudah diucapkan sebelumnya “Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak berbuat dari biasanya, mata yang akan menatap lebih banyak dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Serta mulut yang akan selalu berdoa….” 4. Konflik yang ada difilm ini kurang terlihat . Saran Sutradara seharusnya lebih memperlihatkan konflik cerita dan mengurangi sifat nasionalisme yang sedikit agak memaksa sehingga para pemain terlihat agak sedikit canggung
Kelebihan : Film ini sangat bagus dari segi cerita, adegan dan pemilihan lokasi. Dengan judul yang simple, namun sangat mengesankan dan memberi banyak pesan moral. Dengan judul yang simple, namun sangat mengesankan dan memberi banyak pesan moral.
ANALISIS FILM 5cm. Judul Film 5cm Sutradara Rizal Mantovani Produser Sunil Soraya Genre Drama Pemeran Herjunot Ali, Fedi Nuril, Denny Sumargo, Raline Shah, Igor Saykoji, Pevita Pearce Tanggal Rilis 12 Desember 2012 Bahasa Indonesia Diangkat dari Novel National Bestseller 5cm’ karya Donny Dhirgantoro 1. Sinopsis Lima remaja yang telah menjalin persahabatan yang cukup lama hingga pada suatu hari mereka berlima merasa jenuh dengan hubungan pertemanan ini, dan akhirnya mereka memutuskan berpisah untuk sementara dan berjanji tidak saling berhubungan dan berkomunikasi satu dengan yang lainnya selama 3 bulan. Namun setelah 3 bulan berpisah, banyak kerinduan yang mereka rasakan. Dalam perpisahan singkat itu, mereka menemukan suatu hal yang merubah mereka untuk menjalani hidup lebih baik. Akhirnya mereka putuskan kembali untuk bertemu dan merayakan kembali pertemuan mereka dengan mendaki puncak tertinggi di Pulau Jawa yaitu Gunung Semeru. Perjalanan mereka ke puncak Semeru untuk mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tersebut tepat pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. Petualangan dalam kisah ini, bukanlah petualangan yang menantang adrenalin, demi melihat kebesaran sang Ilahi dari atas puncak gunung. Tapi petualangan ini, juga perjalanan hati. Hati untuk mencintai persahabatan yang erat, dan hati yang mencintai negeri ini. Segala rintangan dapat mereka hadapi, karena mereka memiliki impian. Impian yang ditaruh 5cm dari depan kening. 2. Resensi Kisah ini menceritakan persahabatan antara lima pemuda yang bernama Genta yang diperankan Fedi Nuril, Arial diperankan Denny Sumargo, Zafran Herjunot Ali, Riani Raline Shah, dan Ian yang diperankan oleh Igor “Saykoji”. Film ini berdasarkan novel yang berjudul “5CM” karya Donny Dhirgantoro. Resensi ini merupakan sebuah resensi film, jadi tidak dihubungkan dan tidak dibandingkan dengan novelnya. Penilaian yang dilihat dari film. Humor, tingkah laku, dan percakapan yang terjadi bisa dianggap sebagai keseharian yang pernah terjadi di dunia nyata, tetapi tetap ada bagian yang memang tidak pantas terjadi di dunia nyata. Riani yang merupakan perempuan sendiri selalu menjadi bagian yang terlindungi daripada teman-temannya. Mereka berlima semuanya telah lulus masa kuliahnya, tetapi hanya Ian yang belum. Ian terlalu sibuk mengerjakan hal lain seperti bermain game, menonton film “blue film” dan suka sekali makan mie pada malam hari. Keunikan perempuan yang paling cantik ini, apabila sedang makan mie bersama teman-temanya ia selalu meminta kuah mie dari temannya. Arial yang memiliki tubuh atletis, bila kenalan dengan wanita lain, selalu grogi dan tidak lupa membawa kecap bila sedang makan mie di sebuah warung. Zafran memiliki keunikan berbeda pastinya, dia seorang yang puitis, dan menyukai adiknya Arial yang bernama Dinda. Hubungan mereka berdua selalu datar, hanya hubungan jalan di tempat. Genta yang merupakan pekerja rajin dalam perusahaan bersama Riani, diam-diam dia menyukai Riani tapi tidak bisa mengungkapkan perasaannya walaupun mereka sudah kenal lama. Pada suatu malam mereka main kerumah Arial, berkumpul ditempat mereka biasa ngobrol dan bersantai. Tanpa disangka-sangka Genta mempunyai sebuah gagasan yang bikin mereka merasa sedih sekaligus bimbang. Genta ingin mereka berlima selama tiga bulan tidak boleh bertemu maupun berkomunikasi dengan cara apapun. Selama itu mereka harus melakukan kegiatan sesuai dengan apa yang ingin mereka capai tanpa berhubungan satu sama lain. Riani merasa dia tidak kuat tanpa mereka semua yang selalu bersama dalam segala kegiatan. Ian setuju, karena dia ingin menyelesaikan skripsinya yang telah lama dia abaikan. Dengan begitu dia bisa fokus akan kegiatanannya dengan menyelesaikan skripsi hingga sidang. Kerja keras Ian sempat mengalami cobaan, tetapi Ian tetap tidak menyerah dia terus berusaha karena orang tua Ian telah merestui Ian untuk meneruskan kuliah S2 di Manchester. Ian sempat patah semangat saat dia memberi 300 lembar kuesioner tentang SDM ke salah satu perusahaan. Setelah keluar dari perusahaan tersebut Ian bertemu dengan salah seorang yang bekerja di tempat tersebut, dia ingin meminjam dongkrak pada Ian, dengan raut muka yang putus asa Ian meminjamkan dongkrak miliknya. Kebetulan sekali orang yang meminjam dongkrak ian bekerja dalam mengurus SDM. Cocok seperti kuesioner yang Ian teliti. Dengan begitu Ian memberikan kuesioner miliknya kepada orang tersebut. Sementara itu Zafran sibuk menelpon adiknya Arial yang bernama Dinda. Zafran selalu menelpon Dinda dengan obrolan yang itu-itu saja. Ada yang menarik pada scene ini dimana Zafran sedang random chat dengan salah satu teman yang ada di akun curhatnya. Tanpa Zafran ketahui, ternyata Zafran sedang curhat melalui chat tersebut dengan Riani. Pada scene selanjutnya Riani yang sedang di kantor menunggu hujan reda, sedang mengobrol dengan Zafran. Dan obrolan mereka pun sama, mereka merindukan sahabat-sahabatnya. Selama satu bulan mereka semua mengalami kegiatan yang tidak biasa. Terutama Arial, pada saat dia sedang nge-gym, dia berhasil kenalan dengan seorang wanita bernama Nindi. Dia berani mengajak Nindi ke villa puncak orang tuanya, tetapi mereka tidak melakukan hal-hal yang negatif. Tiga bulan lamanya telah berlalu, Genta menghubungi sahabatnya dan memberitahu mereka melalui sms bahwa selama seminggu setiap hari mereka harus berolahraga untuk mempersiapkan diri dan memberitahukan kalau mereka nanti akan bertemu di stasiun kereta api senen pada tanggal 15 Agustus. Mereka berkumpul di stasiun kereta untuk keberangkatan menuju tempat rahasia yang Genta janjikan. Mereka semua telah datang, kecuali Ian yang masih dalam perjalanan. Kereta sudah bergerak, Ian pada saat itu baru muncul dan akhirnya berhasil naik ke dalam kereta, walaupun kelelahan mengejar kereta. Rasa penasaran mereka akhirnya terjawab, mereka akan mendaki menuju puncak gunung tertingi di pulau Jawa yaitu “Puncak Mahameru”. Mereka tidak hanya berlima, Arial mengajak adiknya Dinda. Berenam mereka mempersiapkan diri dari tempat penginapan hingga perjalanan mendaki ke puncak. Keindahan Mahameru dan sekitarnya begitu menakjubkan. Keindahan alam Indonesia yang memang tidak ada duanya. Sebagai warga negara Indonesia, patut bersyukur atas apa yang Tuhan berikan. Pada saat perjalanan menuju puncak Mahameru, disini terdapat jalur yang menanjak yang dinamakan tanjakan cinta. Jalur ini disebut tanjakan cinta karena bentuk dari tanjakan ini membentuk simbol cinta’. Mitos yang ada pada tanjakan cinta ini, jika pada saat kita menanjak tanpa melihat kebawah dan memikirkan seseorang yang ingin kita miliki, dipercaya keinginan kita akan terwujud. Kelucuan pun terjadi pada scene ini, Zafran dan Ian langsung mendahului teman-temanya. Zafran yang sedang meikirkan Dinda dan Ian sedang memikirkan bersama Happy Salma. Happy Salma merupakan salah seorang artis yang sangat diidolakan oleh Ian. Tiba-tiba Genta memanggil mereka berdua dari bawah, dengan spontan Zafran dan Ian langsung mengengok kebelakang. Beberapa saat mereka akhirnya sadar, kekonyolan mereka berdua membuat mereka putus asa akan keinginannya. Saat menegangkan pun tiba, mereka berlima sudah mencapai kaki Mahameru yang dikenal dengan Arcopodo. disini mereka menyempatkan untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan kembali menuju puncak pada pukul 0200 WIB. Sebelum melanjutka perjalanan mereka berdoa bersama terlebih dahulu. Suhu di tempat ini sangat dingin, bila tidak banyak bergerak tubuh bisa kaku kedinginan. Pada saat melakukan perjalanan menuju puncak, Arial sempat tidak kuat menahan dinginnya suhu disana hingga hampir saja Arial putus asa untuk melanjutkannya karena hypotermia. Dengan dorongan semangat dari teman-temannya, dia akhirnya bisa melanjutkan pendakiannya. Jalur pendakian yang sangat terjal dan sulit membuat banyak hal yang tidak mereka inginkan terjadi. Saat mendaki halangan pun kembali terjadi, runtuhan bebatuan dari atas mengenai Dinda dan Ian. Dinda mengalami luka disamping kiri bagian bawah teling sedangkan Ian pingsan karena terbentur runtuhan batu yang lumayan besar dan sangat keras yang ada dihadapannya. Mereka berlima menolong Ian, Genta berusaha membangunkan Ian dengan napas buatannya dan menekan bagian dadanya agar Ian sadar. Karena Ian tidak sadar-sadar mereka mengira bahwa Ian telah meninggal. Zafran yang pada saat itu sangat terpukul karena sahabatnya sudah tiada, dia berteriak memanggil Ian, dan Ian pun sadar dengan kesadaran yang lucu. Setelah semuanya sadar dan kuat, mereka melanjutkan kembali pendakiannya dengan semangat yang berkobar. Hingga akhirnya mereka berhasil mencapai puncak Mahameru, puncak tertinggi di pulau Jawa. Sesampainya di puncak Mahameru, mereka berlima mengibarkan bendera merah putih sambil melihat matahari terbit tepat di tanggal 17 Agustus. Dan mereka pun mengucapkan kata-kata yang sangat memberikan semangat kepadan seluruh pemuda Indonesia untuk mencapai keindahan alam Indonesia yang telah Allah ciptakan. Berikut ini merupakan penggalan kalimat yang mereka ucapkan sebelum melakukan pendakian Taruh puncak itu di depan kita, dan jangan lepaskan ! Yang kita perlukan adalah kaki yang berjalan lebih jauh dan tangan yang berbuat lebih banyak Leher yang akan lebih sering melihat ke atas Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja Hati yang akan bekerja lebih keras Serta mulut yang akan selalu berdoa Dan setiap kali impian dan cita-cita muncul, letakkan di depan kening kita, Jangan menempel, biarkan menggantung 5 cm di depan kening, Supaya tidak terlepas dari mata kita Dan yang bisa dilakukan seorang manusia terhadap mimpi dan keyakinannya adalah Ia hanya tinggal mempercayainya. Kelebihan dan Kekurangan Film Kelebihan Film ini sangat bagus dari segi cerita, adegan dan pemilihan lokasi. Dengan judul yang simple, namun sangat mengesankan dan memberi banyak pesan moral. Kekurangan Banyak adegan yang di potong pada saat melakukan pendakian di jalur yang sulit. Hanya view yang bagus saja yang diambil. Kesan Kesan saya terhadap film ini, film ini sangat bagus yang menceritakan tentang persahabatan. Dan dalam film ini banyak menyampaikan pesan moral yang dapat kita terapkan pada kehidupan kita sehari-hari. Menurut saya, film ini merupakan salah satu film terbaik dari seluruh perfilman Indonesia sebelumnya. Film ini sangat bagus untuk ditonton dan bisa dijadikan pembelajaran. Film ini ditujukan untuk semua kalangan terutama kalangan remaja dan dewasa karena mengandung nilai persahabatan, cinta, impian dan nasionalisme, film ini membuat penonton agar lebih mencintai bangsa ini. Dalam kehidupan kita, seorang teman, sahabat merupakan bagian terpenting yang mewarnai perjuangan hidup ini. Semua orang saya rasa tau dengan arti persahabatan itu walaupun tak semuanya merasakannya. Para pendahulu kita, orang tua kita misalnya punya segudang cerita dan kenangan mengenai hal ini dan bagaimana mereka menjadi lebih hidup, lebih bersemangat, karena orang-orang yang dicintai selalu sering mendukung dan memberi motivasi dalam perjalanan ini. Daftar Pustaka B1pq1c.
  • xq923n9uwl.pages.dev/316
  • xq923n9uwl.pages.dev/286
  • xq923n9uwl.pages.dev/5
  • xq923n9uwl.pages.dev/161
  • xq923n9uwl.pages.dev/283
  • xq923n9uwl.pages.dev/33
  • xq923n9uwl.pages.dev/243
  • xq923n9uwl.pages.dev/151
  • xq923n9uwl.pages.dev/195
  • kelebihan dan kekurangan film 5 cm