Produto de USO EXCLUSIVO PROFISSIONAL, NOVA EMBALAGEM - MESMA FÓRMULA E QUALIDADE DE SEMPRE! Supra X ULTRA SELAGEM é Uma Escova Progressiva Semi Definitiva, TOTALMENTE ZERO FORMOL, que foi desenvolvida com alta tecnologia para um completo tratamento termo ativado, proporcionando ultra selagem dos fios, máxima redução de volume e frizz, sem causar danos à fibra capilar. Sua Formulação é enriquecida com Bio-Restore, Extrato de Caviar e Óleo de Coco, agentes nutritivos que recuperam instantaneamente e tratam enquanto alinham os cabelos. Os fios ganham movimento leve, natural com brilho máximo! O kit Contém 1 Shampoo Preparatório 1 litro 1 Gloss Silver Texturizador 1 litro INFORMAÇÕES IMPORTANTES *USO EXCLUSIVO PROFISSIONAL - NÃO USE EM CASA *NÃO RECOMENDADO PARA CABELOS LOIROS COM DESCOLORAÇÃO *NÃO COMPATÍVEL COM HENÊ *TESTE DE MECHAS É FUNDAMENTAL *PROFISSIONAIS CABELEIREIROS, ENTREM EM CONTATO CONOSCO VIA WHATSAPP PARA SABER COMO É O PROCESSO DE APLICAÇÃO DESTE PRODUTO. 11 98555-6064
HondaWin 100 Modif Scrambler. Dalam kondisi standar body Honda Win terlihat kurus untuk ukuran motor jenis sport. Jika Anda tak puas dengan hal tersebut, modifikasi gaya scrambler dapat dijadikan pilihan. Penggunaan ban gambot semi offroad yang menjadi salah satu ciri aliran ini dijamin akan membuat motor menjadi lebih gagah.
Sudah hampir tiga tahun saya menggunakan Honda Supra X 100 keluaran tahun 2001 yang saya beli pada 2019 lalu dari salah satu teman kuliah saya. Honda Supra X 100 ini betul-betul motor pertama milik saya setelah sebelumnya ke mana-mana saya hanya menggunakan angkot, naik ojol, atau bahkan nebeng teman yang bisa saya tebengin dengan ikhlas. Secara garis besar, ini adalah sepeda motor kebanggaan saya meskipun bukan sepeda motor keren seperti Royal Enfield atau Ducati Monster.“Lho, kenapa beli motor bekas? Dengan uang segitu bisa melunasi uang muka motor matic terbaru,” ujar teman-teman saya ketika nongkrong. FYI, saya beli motor ini seharga Rp3,8 saja dengan budget segitu, sebetulnya saya bisa melunasi uang muka dari motor-motor terbaru keluaran tahun 2019. Namun saya pikir hal tersebut tidak berfaedah. Daripada membeli motor baru dengan harga di atas 15 jutaan, ya mending beli motor bekas dengan harga 3-4 jutaan saja. Jauh lebih hemat. Selain itu, biaya perawatan dan pajak kendaraan bermotor keluaran lama jauh lebih murah dibandingkan motor baru. Ya kalau bisa milih saya juga penginnya punya sepeda motor keren seperti Royal Enfield atau Ducati Monster. Tapi apa boleh buat, saya belum mampu membeli dan membayar pajaknya, jadi pilihannya beli sepeda motor mencari informasi motor bekas yang dijual dengan sejumlah kesulitan karena saya adalah orang yang tidak mengerti otomotif sama sekali. Bisa saja saya survei sepeda motor dengan mengajak teman saya yang jauh lebih mengerti otomotif, tapi ya nanti ribet, makanya saya putuskan cari sendiri sudah COD dengan lebih dari sepuluh orang yang menjual sepeda motor di Kota Bandung, tapi hasilnya tidak memuaskan lantaran kondisi sepeda motor yang tidak sesuai dengan apa yang ditayangkan dalam iklannya di internet. Padahal saya berkali-kali naik ojek online buat COD-an dengan berbagai macam penjual sepeda motor, tapi harus pulang dengan perasaan kecewa. Sejak saat itu, saya berniat untuk membeli sepeda motor dari circle terdekat saja, biar kalau ada apa-apa gampang buat komplain dan menghindari suratan takdir berkata lain, pada awal 2019, saya memperoleh info bahwa salah satu teman saya menjual sepeda motor Honda Supra X 100 tahun 2001. Saya pun langsung mengajak ketemuan untuk melihat-lihat motornya. Sepeda motor tersebut kondisi mesinnya sangat bagus meski banyak minus di sana-sini, seperti body motor yang sudah termakan usia, aki yang tidak berfungsi, hingga jok motor yang banyak bekas cakaran kucing. Daripada ribet COD dengan belasan orang random di internet lagi, saya pun memutuskan membeli sepeda motor tersebut dengan harga Rp3,8 juta. Sudahlah, yang penting kalau pergi nggak pakai angkot atau ojol lagi, pertama yang ingin saya review adalah perkara bahan bakar. Honda Supra X 100 ini sepeda motor paling irit yang pernah saya gunakan. Selama kerja kantoran dari Senin hingga Jumat dengan jarak tempuh pulang pergi 26 km dan mobilitas saya dalam kencan, eh, maksud saya untuk nongkrong dengan teman-teman, saya hanya menghabiskan saja. Atau sekitar dua kali isi bensin selama kedua adalah perkara mesin. Sampai tulisan ini dibuat, sepeda motor ini tidak pernah mogok di jalan, kecuali ban kempes akibat menginjak paku sehingga harus ditambal atau ganti ban dalam. Paling mentok harus ganti busi ketika sebelumnya melewati hujan deras dan banjir di hari tiga tahun pemakaian, keluhannya hanya adanya keretakan pada crankcase/blok mesin dekat pembuangan oli saja. Keretakan tersebut disinyalir terjadi karena terlalu keras saat menutup baut tutup oli, tidak sengaja menginjak polisi tidur yang terlalu tinggi, atau memang sudah termakan usia. Selama ini betul-betul tidak ada masalah, saya hanya menambahkan volume oli setiap seminggu sekali, dan ganti oli setiap tanggal satu setiap bulannya saja agar mesin tidak aus. Bahkan teman saya pernah berkata motor itu nggak ada oli saja masih bisa jalan, tidak seperti motor matic zaman ketiga adalah pajaknya. Pajak pokoknya setiap tahun hanya Ditambah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan sebesar saya harus membayar total saja. Dibandingkan pajak sepeda motor terkini seperti Yamaha N-Max sebesar atau Honda Beat sebesar yang harus teman-teman saya bayar, jelas ini lebih murah. Meskipun saya anggap mahal juga, sih, lantaran jalanan di Kota Bandung masih banyak yang bolong dan tidak selama tiga tahun ini betul-betul tidak ada masalah sama sekali dalam pemakaiannya. Paling jauh memang hanya saya pakai ke Lembang atau Ciwidey, dan ajaibnya, kuat-kuat saja. Tidak ada masalah sama sekali meskipun tidak bisa ngebut baik dalam perjalanan luar kota sekalipun. Paling hanya kesulitan mencari sparepart dan aksesori original Honda saja karena kebanyakan bengkel resmi Honda sudah tidak menjual sparepart originalnya. Biasanya harus beli secara online atau cari buatan lokalnya dari kalian ada yang mau beli sepeda motor ini, saya sarankan pakai bahan bakar Premium saja, meskipun saat ini Premium sangat langka di Kota Bandung. Sepeda motor ini adalah sepeda motor keluaran 20 tahun yang lalu, sehingga ketika saya isi dengan Pertalite apalagi Pertamax, mesin jadi cepat panas. Kaki saya merasakan hal tersebut. Meski Pertalite dan Pertamax diklaim lebih baik untuk performa mesin, untuk motor sekelas Honda Supra X 100, ya tidak akan ada perubahan yang signifikan. Malah bikin boros pengeluaran buat bensinnya karena harga bahan bakar tersebut jauh lebih Honda Supra X 100 sepadan untuk dibeli? Jelas, apalagi buat kalian yang masih mahasiswa. Pokoknya motor satu ini irit bahan bakar, perawatannya murah, pajaknya murah, dan mesinnya bandel. Tapi, kalau niatnya untuk menarik perhatian wanita, ya susah. Pengalaman saya ketika mendekati beberapa wanita yang hendak saya jadikan pacar—meskipun perlahan mundur satu per satu—semuanya mengeluhkan jok yang sempit dan tidak nyaman. Jancuk!Sumber Gambar YouTube Mahardika MotoVlogBACA JUGA Review Honda PCX 150 Setelah Setahun Pemakaian dan tulisan Raden Muhammad Wisnu Mojok merupakan platform User Generated Content UGC untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di diperbarui pada 28 April 2021 oleh Intan Ekapratiwi
Dalammodifikasi minor para modifikator biasanya hanya akan bermain di sektor kaki-kaki seperti mengganti velg dan ban, atau mengecat ulang body motor, namun dalam modifikasi motor supra x secara ekstrem, para modifikator mampu merubah tampilan secara keseluruhan motor ini dengan fairing custom atau bahkan merubah bentuknya menjadi motor choper.
Bahkantak jarang, kerabat Honda Supra X ini juga diberikan sentuhan modifikasi agar tampilannya makin istimewa. Salah satu contohnya adalah Honda Wave 100 yang sudah tampil keren dengan ubahannya yang tak tanggung-tanggung berikut ini. Truong Tan Sang Master rem pakai Brembo RCS Corsa Corta dan disandingkan dengan gas spontan Koso
Adapunbeberapa part modifikasi motor CB150R yang bisa Anda modif sesuai keinginan Anda ini, antara lain: 1. Dual Cakram Modifikasi Motor Supra X 125; Kumpulan Modifikasi Motor Xeon GT 125; Modifikasi Motor Ninja 250; Modifikasi Motor Klasik Suzuki GT 100 Keren Dan Unik;
p24Hlud.